Asal Omong, Ya?!

Yang bener, nih?

Bercinta oh…

with one comment

Waktu bercinta pilihan berdua

Memilih waktu yang pas untuk bercinta sampai ke arah hubungan seksual yang bisa saling membahagiakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Bukan hanya bermodal nafsu birahi tinggi atau keinginan yang menggebu. Namun, dibutuhkan saling pengertian dan memahami apa kebutuhan pasangan jika ingin bisa saling membahagiakan.
===

Sebagai pengantin baru, kebutuhan seks Tomi begitu menggebu. Namun sayang, Hesti istrinya belakangan ini kurang mengimbangi. Hesti agak malas-malasan jika diajak untuk berhubungan seks. Walaupun sebenarnya Hesti sangat sayang pada Tomi.

Pasangan muda ini keduanya bekerja. Setiap hari mereka harus segera bangun di pagi buta agar tidak terlambat masuk kerja pukul 07.00 karena mereka tinggal di pinggiran kota Jakarta. Pulang kantor yang berada di pusat kota, keduanya baru sampai rumah pukul 21.00. Tomi langsung mandi, makan malam dan pergi tidur karena sudah lelah mengendarai sepeda motor sejauh 30 km. Sedangkan Hesti setelah selesai mandi dan makan malam punya kebiasaan untuk santai-santai dulu, menonton tv atau membaca majalah kemudian beranjak tidur.

Tengah malam Tomi terbangun, melihat gaun tidur Hesti yang tersingkap, hasrat Tomi pun ikut bangun. Dengan segera Tomi membangunkan Hesti. Meskipun diganggu tidurnya Hesti tidak protes. Singkatnya, hubungan seks pun terjadi. Namun, Tomi merasa ada ganjalan di hatinya. Hesti kurang begitu antusias menanggapi rangsangan yang ia lakukan. Sensasinya terasa hambar dan datar-datar saja.

Mengatur birahi

Hesti yang kurang bergairah ini, karena ia belum siap, menurut Dr. Harjono Djatioetomo, Sp. And, spesialis andrologi dari Omni Medical Center, Jakarta.

Lebih lanjut Harjono menjelaskan, bahwa dalam bercinta wanita perlu persiapan. Kondisi atau perasaan saat bercinta alias kenikmatan dalam bercinta yang dialami laki-laki dan perempuan relatif sama, hanya stamina yang berbeda. Dan, yang perlu diingat dari sisi perempuan adalah “dari sananya” sulit untuk mengatur birahi dan dipengaruhi mood. Sehingga perlu persiapan sebelum bercinta. Berbeda dengan laki-laki, tanpa persiapan pun birahi bisa tiba-tiba muncul.

Bagaimana, sih persiapan bercinta? Ambil contoh saat di kantor, Tomi sudah menelpon Hesti, mengajak bercinta nanti malam. Saat itu pula Hesti akan berpikir dan bersiap-siap bagaimana cara memuaskan Tomi. Di situlah birahi Hesti mulai naik, karena tahu nanti malam akan bercinta. Akan berbeda sensasinya jika Tomi hanya melakukan serangan fajar tanpa pemberitahuan lebih dulu. Hesti yang sudah mengatur birahinya tentu akan antusias menerima rangsangan seksual yang dilakukan Tomi.

Bagi kebanyakan perempuan, tak hanya Hesti, serangan fajar bisa menurunkan kadar kenikmatan bercinta. “Menjelang tidur, yang ada di pikiran perempuan yang bekerja termasuk ibu rumah tangga, bukanlah seks. Tetapi bagaimana ia bisa bangun pagi hari supaya tidak terlambat ke kantor. Termasuk menyiapkan sarapan serta kebutuhan anak dan suami. Nah, walaupun mau melayani bercinta di pagi buta, perempuan tidak akan menikmatinya karena ia bercinta secara asal-asalan,” jelas Harjono.

Menurut Harjono, secara umum, perempuan akan senang hati berhubungan seks jika tidak ada batasan waktu dan dalam kondisi yang santai. Jika ingin bercinta pada malam hari, waktu yang paling pas setelah makan malam, cukup istirahat, ciptakan suasana nyaman dan santai. Dalam kondisi ini perempuan lebih mudah mencapai orgasme.

Mengerti masa subur pasangan

Perempuan modern atau perempuan pekerja telah memiliki ritme hidup yang jelas. Dari bangun pagi, kerja, sampai tidur malam dan bangun esok harinya. Jika ada serangan fajar, waktu istirahat dan kualitas tidur mereka akan menurun. Kalau dipaksakan kenikmatan seks tidak didapatkan ritme hidup pun jadi tidak teratur.

Jika ingin bisa saling membahagiakan dalam hubungan seks, suami isteri harus mampu membangun komunikasi yang efektif. Suami atau istri tak perlu sungkan bertanya atau meminta waktu bercinta yang disukainya. Bila isteri ingin bercinta di pagi hari, lakukanlah, ini saat staminanya sudah siap, niscaya ia pun akan mudah mencapai orgasme. Jika dirasa buru-buru karena harus segera ke kantor, mungkin bisa dilakukan seks kilat, atau seks tanpa penetrasi sebagai salah satu variasi seks. Intinya, kesepakatan dan saling mengerti kebutuhan pasangan. “Bagi perempuan kebutuhan seks tidak selalu penetrasi. Suasana romantis, kemesraan, belaian, atau perhatian dari pasangannya sudah menyenangkan hatinya,” jelas Harjono.

Lantas bagaimana bisa mengetahui kapan datangnya hasrat seksual istri? Dari hasil penelitian yang dilakukan Prof. Allen Wilcox dari The US National Institute of Enviromental Health Sciences, di Durham, Carolina Utara, pada saat masa subur, perempuan memiliki hasrat untuk berhubungan seks yang tinggi. Lonjakan libido pada masa subur ini terjadi pada wanita yang tidak memakai alat kontrasepsi termasuk wanita yang sudah disterilisasi atau menggunakan spiral (IUD).

Namun, sampai saat ini para ahli belum tahu benar mengapa libido perempuan tinggi kala masa suburnya datang. Dugaannya, pada masa subur, perempuan memproduksi lebih banyak pheromone, kimiawi yang mengirim pesan pada lawan jenis, yang meningkatkan daya tarik seksualnya. Para suami tak ada salahnya memanfaatkan masa subur ini untuk bercinta, karena kenikmatan seks berdua bisa lebih mudah dicapai. Namun, berhubungan seks pada masa subur potensi kehamilannya tinggi. Jika tidak ingin punya anak, ya jangan lupa pakai kondom.

Pada laki-laki tidak berlaku masa subur, mereka setiap hari subur. Masa subur perempuan berlangsung selama enam hari setiap bulannya. Lima hari sebelum terjadinya ovulasi, dan satu hari pada saat ovulasi. Ovulasi sendiri adalah terlepasnya sel telur masak dari folikel, biasanya terjadi antara hari kesembilan dan hari ketujuhbelas sesudah permulaan haid. Titik puncak kesuburan terjadi pada hari keempatbelas sebelum haid berikutnya. Tetapi karena siklus haid perempuan tidak selalu sama. Singkatnya, masa subur diperkirakan 3-5 hari sebelum dan sesudah hari keempatbelas sebelum haid berikutnya. Kurang lebih 10 hari ditengah-tengah dua periode haid. Ovulasi seringkali tertunda, misalnya akibat stres, selama menyusui atau pada masa pra-menopause. Oleh sebab itu jangan sampai istri mengalami stres agar tidak tertunda ovulasinya.

Untuk mengetahui masa subur bisa juga melihat perubahan lendir pada vagina. Ketika hormon esterogen meningkat, lendir mulut rahim dapat dirasakan pada vagina. Pada mulanya akan memberikan sensasi lembab dan akan terdapat sejumlah kecil lendir yang berwarna putih atau krem. Pada tes dengan jari (ibu jari dan telunjuk menekan dan membuka lendir), lendir cenderung mempertahankan bentuk dan mudah pecah. Pada fase transisi, jumlah lendir akan meningkat berwarna seperti awan. Elastisitasnya rendah dan menimbulkan sensasi basah. Ketika mendekati ovulasi, lendir makin banyak dan bisa 10 kali lipatnya. Memberi sensasi licin pada vagina. Lendir masa subur, seperti putih telur mentah, tipis, berair, dan transparan. Pada tes dengan jari, lendir akan elastis dan mulur sebelum pecah.

Secara subjektif, bercinta di masa subur belum tentu saling memuaskan. Sekali lagi dibutuhkan saling pengertian dan memahami apa kebutuhan pasangan jika ingin bisa saling membahagiakan. “Tidak semua laki-laki mau melayani istrinya bercinta di kala horny di masa subur ini. Alasannya, terlalu becek” ujar Harjono. Ada perempuan yang berlendir sedikit, normal atau cukup banyak saat masa subur. Walaupun pada umumnya bercinta pada masa subur ini justru membahagiakan kedua belah pihak. Penetrasi berlangsung lebih mudah, tubuh wanita pun lebih mudah terangsang hingga mencapai orgasme pada masa subur ini.

Dari pengalaman yang temukan Harjono, ketika perempuan libidonya tinggi tak selalu di masa subur. Bisa saja beberapa hari sebelum menstruasi atau sesudah menstruasi, bahkan ada juga ketika sedang menstruasi libidonya justru tinggi. Tinggal bagaimana kesepakatan berdua menentukan waktu bercinta pilihan berdua. Mau pagi, siang atau malam. Hubungan seks yang dilakukan atas keinginan berdua akan saling membahagiakan.

“Tom,…Hesti lagi subur, nih,”desahnya.

inbok

Memilih waktu bercinta

Pasangan yang sudah lama cenderung bisa memilih situasi untuk bercinta. Karena perempuan yang sudah berumur berani menolak keinginan suami. Sedangkan pada pasangan muda, si isteri biasanya sungkan untuk menolak, takut suaminya marah atau selingkuh. Berikut ini sekedar pilihan waktu untuk bercinta;

1. Bercinta di pagi hari, tubuh, dan jiwa segar setelah semalaman istirahat. Hubungan seks di pagi hari bisa berjalan mulus dan menggairahkan karena tubuh dalam kondisi segar. Apalagi kadang pria masih tersisi ereksi spontan di pagi hari. Untuk para pekerja karena harus buru-buru ke kantor, bisa disiasati dengan seks kilat. Tubuh tetap fresh meski sudah ejakulasi dan orgasme.
2. Bercinta di siang hari, mungkin saja, saat istirahat setelah makan siang. Perlu diciptakan suasana yang mendukung. Suhu ruangan yang sejuk, tenang, aman dan penerangan yang temaram. Mungkin akan sulit mengatur waktu untuk ngeseks di siang hari pada saat hari kerja dan harus kembali lagi ke kantor. Akhir pekan atau hari libur bisa dijadwalkan untuk bercinta di siang hari.
3. Bercinta di malam hari, Jika ingin bercinta pada malam hari, waktu yang paling pas setelah makan malam, cukup istirahat, ciptakan suasana nyaman dan santai. Dalam kondisi ini perempuan lebih mudah mencapai orgasme. Setelah ejakulasi dan orgasme biasanya akan timbul rasa kantuk akibat lepasnya endhorphine dalam tubuh. Anda berdua bisa tidur nyenyak besoknya badan sudah segar.
4. Sesibuk apapun, sempatkanlah membahas kehidupan seks dengan pasangan Anda. Hubungan seks yang dilakukan atas keinginan berdua tidak akan menambah rasa lelah setelah seharian bekerja.

Powered by ScribeFire.

Written by wijoseno

June 7, 2007 at 5:26 am

Posted in Uncategorized

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. bagus tulisannya dan bermanfaat……
    nulis terus….jangan pernah berhenti karena ilmu yang bermanfaat akan membawa kita ke surga

    mirzal tawi

    June 25, 2008 at 7:36 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: