Asal Omong, Ya?!

Yang bener, nih?

Slow food aja, lah…

leave a comment »

Slow food vs fast food

Kebutuhan gaya hidup modern yang semuanya ingin serba cepat. Membuat tak cuma mobil, motor, atau pesawat yang ingin lajunya cepat. Makanan pun maunya cepat saji, hingga muncul istilah fast food. Dalam perjalanan waktu, ternyata fast food punya kekurangan. Entah gizinya kurang lengkap atau terlalu banyak kandungan lemak dan protein karena mementingkan rasa enak dan cepat. Gizi tak seimbang atau nutrisi yang tak lengkap ini membuat kesehatan menjadi tumbal makanan cepat saji ini.

Muncullah kesadaran yang sebenarnya mengacu ke kebiasaan lama, yakni slow food. Intinya adalah mengajak kembali untuk mengembangkan kebiasaan pola makan yang baik, dalam jangka waktu yang panjang, serta memilih makanan yang lebih sehat.

Slow food adalah suatu gerakan internasional, didirikan oleh Carlo Petrini di Italia tahun 1986. Saat ini anggotanya kurang lebih 90.000 anggota di seluruh penjuru dunia. Slow food Indonesia sendiri berdiri bulan September 2006 di Lippo Karawaci.

November lalu di Taman Sari, Lippo Karawaci, Tangerang Banten, slow food Indonesia mengajak kembali masyarakat untuk menggunakan produk makanan yang sehat, menghargai makanan tradisi, hingga pengenalan metode pertanian yang ramah lingkungan.

Mulai sekarang slow food sajalah…tak usah buru-buru. Saatnya menikmati kenikmatan makanan sejati.

bimo

Foto:bimo

Powered by ScribeFire.

Written by wijoseno

November 8, 2007 at 10:40 am

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: