Asal Omong, Ya?!

Yang bener, nih?

Pijat bayi

leave a comment »

<b>Sehat, bahagia, dan percaya diri lewat pijat bayi</b>

Mengasuh bayi tak hanya memberinya makan, minum, dan mainan. Bayi perlu perhatian termasuk dipijat, dibelai, dan disayang. Hasilnya ia akan sehat, bahagia, dan percaya diri. Syaratnya, yang memijat adalah orangtua atau orang terdekat si bayi. Bisa kakek, nenek, atau baby sitter tetapi bukan terapis atau tukang pijat.

Kenapa yang memijat adalah orangtua atau orang terdekat si bayi, karena pada situasi ini terjadi proses pembelajaran oleh bayi juga orangtua. Ketika dipijat bayi belajar mengenali suara orangtua, bau, dan sentuhannya. Jika prosesnya benar, ketika dipijat, bayi akan merasa aman dan nyaman. Tidak meronta-ronta apalagi menangis keras. Bayi dan orangtua saling bekerjasama tidak ada unsur pemaksaan dan keduanya menikmati kebersamaan.

Pada saat pemijatan terbentuk suasana kebersamaan dan pengikat tali kasih (intimacy and bonding) antara orangtua dan anak. Perhatian dan kasih sayang orangtua langsung dirasakan oleh bayi. Peristiwa keintiman dan mengikatnya tali kasih ini akan terekam oleh keduanya seumur hidupnya. Sentuhan dan pijatan kasih ini akan menjadi alat komunikasi yang paling jitu antara orangtua dan anak bila terjadi ketegangan emosional diantara mereka suatu saat nanti.

Mengasuh bayi bukan perkara gampang. Dengan pijat bayi ini, bayi dan orangtua tidak tegang, dan bisa mengekspresikan diri. Meskipun bayi belum bisa mengutarakan secara jelas pada orangtua. Bahasa tubuh bayi adalah bentuk komunikasinya secara langsung pada orangtua. Secara jelas tampak di wajah si mungil kegembiraan, percaya diri, dan rileks. Selama memijat si mungil, Anda tentu menjaga kontak mata, mencium, mengelusnya dengan lembut, termasuk mengajaknya berbicara. Tindakan ini akan menjaga kedekatan hubungan Anda dengan bayi. Meskipun tampaknya hanya sekedar memijat bayi, Anda sudah meningkatkan kelekatan emosional dengannya.

<b>Lebih kenal tangis si bayi</b>

Bahasa bayi di belahan dunia mana pun berupa tangisan dan sentuhan. Dari pengalaman yang ada, tak mudah untuk memahami makna dari tangis bayi ini. Tangis bayi selain pertanda pipis atau buang air besar, tidak selalu menandakan ia lapar atau haus. Jika bayi Anda tiba-tiba saja menangis, meskipun sudah disusui, diganti popok, dan ditimang-timang tetap saja menangis, bisa jadi ia ingin diperhatikan, atau minta disayang. Belajar memahami sentuhan dan pijatan seperti apa dan di bagian mana yang disukai bayi akan membantu membuatnya tenang. Menurut Rina Poerwadi seorang instruktur pijat bayi bersertifikat (certified infant massage instructor), lewat pijat bayi secara teratur setiap hari, orangtua akan lebih memahami tangis bayi ini, karena hubungan orangtua dan bayi menjadi lebih kenal dan intim. Sebaliknya bayi pun bisa mengerti apa maksud kata-kata orangtuanya lewat intonasi atau tinggi rendah nada suaranya.

Ketika dipijat, ada komunikasi dan hubungan timbal balik antara orangtua dan bayi. Meskipun suka, bayi belum tentu selalu mau dipijat. Tampak dari penolakan dengan bahasa tubuh bayi, misalnya menghalangi dengan kedua tangannya, menangis, atau meronta tidak setuju. Bayi yang masih kecil umumnya tidak nyaman saat telanjang, karena itu sentuhan lembut sangat dibutuhkan dibanding pijatan. Gunakan sentuhan untuk membangun percaya diri, keyakinan, dan kasih sayang pada si mungil. Itu sebabnya mengapa pijat bayi lebih baik dilakukan oleh orang terdekat si bayi. Karena dalam proses pijat bayi ini terjadi sentuhan fisik dan emosional.

Bayi bisa merasakan dan mengerti kalau waktu pijatnya hanya sambil lalu. Tidak sepenuhnya waktu ditujukan untuk dirinya, misalnya si ibu membatasi waktu pijat 15 menit karena ada keperluan lain. Membuatnya tidak nyaman saat dipijat. Dibutuhkan waktu yang khusus untuk pijat bayi. Bahasa tubuh bayi akan memberi sinyal jika waktu pijat sudah cukup. Orangtua tidak perlu memberi batasan waktu pijat dengan menit atau jam.

Pijat bayi mudah dipelajari, Anda akan dapat segera melakukannya secara intuitif. Semakin Anda percaya diri saat memijat si mungil, semakin tinggi pula kepercayaan diri yang Anda tanamkan pada dirinya. Selama memijat sesekali Anda memeluk dan menciumnya dengan lembut. Ajak si mungil berbicara dan bernyanyi bersama, agar Anda berdua menikmati acara pijat ini. Jangan terlalu serius karena akan membuat si mungil tidak berminat untuk dipijat lagi. Ada beberapa macam teknik dalam memijat bisa Anda lihat dalam buku Pijat Bayi untuk pemula karya Peter Walker terbitan Primamedia Pustaka.

<b>lebih kenal kondisi bayi</b>

Seringkali didapati orangtua yang sedikit-sedikit membawa bayinya pergi ke dokter untuk berobat. Padahal ada beberapa penyakit yang diderita bayi tanpa perlu harus dibawa ke dokter juga tidak perlu diberi obat. Penyakit yang membuat bayi tidak merasa nyaman seperti, demam karena tumbuh gigi, hidung tersumbat karena lendir (mucous), kolik (gas yang terperangkap di usus), juga stres cukup dilakukan pijat yang benar untuk mengatasinya. Melakukan pijat bayi secara teratur dapat mengatasi gejala penyakit tadi dengan mudah. Tanpa perlu harus ke dokter apalagi diberi obat.

Saat bayi tumbuh gigi, bayi tidak tenang, uring-uringan karena merasa sakit. Saatnya orangtua memberi kenyamanan dengan memijat tubuhnya. Pijatlah telapak tangan dan kaki juga telapak kakinya. Dekaplah bayi Anda, sambil mengusap punggungnya berkali-kali sehingga membuat dirinya terasa nyaman. Ketika dipijat ini tubuh bayi akan menghasilkan endorphin dan oxytocin yang akan menghilangkan rasa sakit juga membuatnya nyaman. Bayi juga akan tidak jenak ketika hidungnya tersumbat. Tetapi dia belum bisa mengeluarkan lendir sendiri. Dengan pijatan perlahan di sekitar dada, juga sekitar wajah dan cuping hidung akan membantu bayi menjadi lebih mudah untuk bernafas, dengan pijatan, bayi pun terbantu untuk mengeluarkan lendirnya.

Bayi yang terserang kolik, tubuhnya terasa sangat tidak nyaman. Membuatnya rewel tidak bisa tenang. Kita semua menghirup udara saat sedang makan dan minum. Kolik terjadi karena pada bayi sistem pencernaannya belum sempurna, udara dalam perut atau usus halus tidak mudah keluar sehingga membuatnya merasa tidak nyaman. Posisi yang tepat saat bayi makan dan sesudah makan dapat mencegah kolik. Dengan menjaga punggung bayi tetap tegak lurus saat makan dan sesudah makan.

Jika bayi terserang kolik baringkan dia di lantai dengan alas handuk, berilah pijatan pada perutnya untuk membantu mengeluarkan gas. Pijatlah dengan kedua tangan secara bergantian, ke arah bawah sisi perut bagian kanan dari daerah di antara pinggul dan rusuk bagian bawah ke bagian bawah pusar. Buat agar pijatan Anda menyenangkan sehingga perutnya tidak terasa keras lagi. Lakukan juga untuk bagian kiri perut.

 

inbok

<b>Saat yang tepat memijat bayi</b>

Saat memijat si kecil jangan kaku dan menyentuhnya secara ragu-ragu. Karena bayi akan ikut tegang. Rileks dan percaya diri. Usap, remas, dan gosoklah dengan lembut dan ringan. Selanjutnya Anda akan bisa melakukannya secara intuitif.

  1. Waktu yang terbaik untuk memijat adalah diantara dua waktu makan. Saat bayi tidak lapar dan tidak kekenyangan.
  2. Sesudah mandi, adalah waktu yang tepat untuk memijat. Atau di siang hari saat bayi sedang rileks dan responsif.
  3. Suasana tidak bising, cukup tenang dan nyaman.
  4. Lakukan waktu pijat secara teratur. Misalnya sesudah mandi, membuat bayi Anda mengerti dan terbiasa.
  5. Kulit bayi sangat sensitif, untuk itu pemilihan minyak untuk pijat perlu diperhatikan. Pilihlah yang tidak membuatnya alergi dan beraroma keras apalagi membuatnya panas. Minyak yang bisa digunakan antara lain, minyak zaitun, minyak bunga matahari, juga minyak <i>sweet almond</b> bisa ditemukan di toko aroma terapi atau toko perlengkapan bayi.
  6. Cuci tangan sebelum pemijatan, dan pastikan tangan tidak dingin. Lepas perhiasan agar tidak melukai bayi.
  7. Konsentrasi ketika memijat dengan irama teratur. Tak perlu kuatir pusatkan pikiran ke tangan Anda yang sedang memijat.

<b>Bayi tidak dipijat jika…</b>

  1. Bayi sedang sakit tidak perlu dipijat. Ia hanya perlu tidur dan digendong. Kecuali pijat dilakukan untuk menghilangkan sakitnya.
  2. Sedang tidur, atau membangunkannya untuk dipijat. Pijatlah bayi jika memang menginginkannya.
  3. Tubuh bayi luka,memar, bengkak, dan meradang.
  4. Bayi sedang menangis.

<b>Manfaat pijat bayi</b>

  1. Memperbaiki pola tidur
  2. Mengurangi rasa tidak nyaman dan ketegangan pada emosi dan fisik
  3. Menstimulasi pengeluaran hormon oxytocin dan endorphin
  4. Membantu perkembangan fisik dan saraf
  5. Melancarkan sirkulasi darah, sistem limpatik sehingga meningkatkan daya tahan tubuh
  6. Membantu mengencangkan otot namun tetap lentur
  7. Membantu fungsi pencernaan bayi
  8. Hubungan ibu dan bayi semakin dekat
  9. Membuat bayi merasa dilindungi
  10. Sentuhan orangtua pada kulit bayi membuat bayi merasa diterima dan dicintai

Written by wijoseno

June 2, 2009 at 6:21 am

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: