Asal Omong, Ya?!

Yang bener, nih?

Projektor

leave a comment »

Film Projektor
Kita mungkin sudah seringkali menonton film di bioskop. Tampilan gambar atau film di layar bioskop yang besar bisa tampak jelas dan jernih. Padahal kalau kita telusuri sumbernya, hanya berasal dari seberkas cahaya. Alat yang mengeluarkan seberkas cahaya sehingga menampilkan gambar yang besar dan jernih itu adalah projektor.
Ada empat bagian yang terpenting dari sebuah projektor:
1. Spool assembly (tempat film gulungan film, terdiri dari cambers, sprockets, claw, motor, dan platter)
2. Lamp assembly (terdiri dari bola lampu, condenser, fan, mirror)
3. Lens assembly (lensa, aperture gate, shutter)
4. Audio assembly (optical dan digital reader, infrared LED, dekoder audio)
Film yang diputar oleh projektor biasanya berukuran 35 mm (seperti ukuran film kamera analog). Kecepatan projektor memutar film adalah 24 frames(gambar) per detik atau kurang lebih untuk sebuah tampilan film selama satu detik, panjang filmnya kurang lebih bisa sepanjang 45,7 cm. Bayangkan kalau durasi filmnya selama 2 jam. Berapa meter panjang filmnya? Kira-kira bisa mencapai 3 kilometer. Untuk film durasi 2 jam biasanya dipisah-pisah sebanyak 5-6 gulungan film atau sering disebut reel.
Untuk film berdurasi panjang jelas tidak mungkin untuk memutarnya dalam satu buah projektor, karena kapasitas Spool penyimpan gulungan film terbatas. Sehingga dibutuhkan dua buah projektor. Hanya ada waktu 11 detik untuk berganti projektor. Ketika pemutaran film, dalam waktu 11 detik ini seorang operator projektor yang terlatih tidak kentara ketika melakukan pergantian projektornya.
Kemudian di tahun 1960 muncul teknologi platter (tempat reel film) yang terpisah dari projektor. Platter yang terpisah ini bisa menampung seluruh reel film sekaligus. Sehingga cukup sebuah projektor saja untuk memutar film. Tak perlu gonta-ganti projektor. Sehingga muncul multiplex hingga megaplex, karena cukup satu projektor saja dalam satu teater.
Saatnya memutar film
Operator projektor akan memasukan reel film di platter. Pada film terdapat lubang-lubang kecil di sisi-sisinya, ini namanya lubang sprocket. Lubang-lubang ini pasangkan dengan pas oleh semacam roda gigi khusus bernama sprocket. Nantinya ketika sprocket berputar filmnya akan tertarik. Sprocket ini digerakkan oleh motor listrik. Kemudian ada cambers berfungsi untuk menjaga ketegangan film agar tidak terlepas dari sprocket. Sedangkan claw berfungsi untuk mem-pause film atau mempercepat satu frame film. Claw juga yang membuat kecepatan film secara konsisten yaitu 24 frame(gambar) per detik.

sumber: howstuffwork.com

Written by wijoseno

June 16, 2009 at 9:57 am

Posted in Uncategorized

Tagged with

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: