Gunagoni, goni bekas berarti lagi

Membuat goni bekas menjadi berarti lagi. Goni bekas wadah produk impor hasil bumi, seperti kopi, cokelat, dan kacang tanah sebagai contohnya.
Goni yang alami, sayang jika hanya sekali berarti. Dipakai ulang dan diberi sentuhan lagi, agar menambah lagi umur pakainya.
Upaya selamatkan bumi dari menggunungnya sampah bungkus plastik yang tidak mudah terurai di tanah? Ah, belum apa-apa dan tidak seberapa efeknya. Tetapi memang mimpi jika goni berjaya dan berarti lagi…
Wisata

Ketika suatu pemandangan alam bisa diuangkan…maka jadilah rebutan.
Ketika pemandangan alam sudah tidak nikmat dan tidak mendatangkan uang lagi…pergilah mereka mencari pemandangan lainnya…
Terkenang kenangan



Regrann from @andreasbimowijoseno – Rupanya saya masih termasuk manusia jadul!! Masih merasa punya keasyikan dan kenangan membolak-balik halaman buku majalah, atau koran.
Bunyi sreek, bau apek kertas, tekstur kertas yang kusut ketika disentuh tertanam di hati dan pikiran di kepala… Semua itu loak, jadul, kadaluwarsa masa edarnya. Tapi memori dan nostalgia tak kenal loak…apalagi kadaluwarsa.
#buku #majalah #koran #loak #bekas #memori #nostalgia #berharga #kenangan – #regrann
Toko Tembakau Wiwoho

Posisinya di sekitar perempatan Tugu Yogyakarta.
Semenjak cukai rokok naik. Tembakau curah jadi alternatif pilihan para perokok. Meskipun perlu membekali diri keahlian untuk melinting sendiri.
Jadi perokok sekarang ini sulit. Tak cuma cukai tembakau yang naik, gerakan anti rokok gencar sekali dimana-mana.
Saya pun pernah aktif merokok. Saya tidak anti-anti banget, lah…
barang lama tapi masih baru
Alat pencukur kumis dengan siletnya. Mungkin sudah jarang dipakai lagi, atau beberapa orang masih tetap setia menggunakan pisau cukur ini.
Memang, untuk hasil sekali tebas, tidak serapi pisau cukur saat ini dengan teknologi double action alias dua bilah pisau cukur dalam satu sisi.
Namun, pisau cukur kuno ini ampuh untuk membabat kumis atau jenggot yang super lebat dalam sekali tebas tanpa mengalami tersangkut. Selanjutnya tinggal merapikannya….
Portal, polisi tidur
kenapa harus ada?
biar apa?
memangnya benar berguna?
buat siapa?
bangun rumah
Membangun rumah, membeli rumah, atau memiliki rumah katanya perlu perjuangan…
Butuh proses.
Mungkin perlu mengumpulkan uang agak banyak untuk membelinya. Bisa hutang atau menabung sedikit demi sedikit. Itu pilihan…
Perlu juga mencari lokasi yang cocok, dekat RS, pasar, kantor, sekolah anak, dll
Belum lagi citarasa yang mungkin perlu diusahakan. Seperti model atau gaya rumah modern, country, postmo… lagi-lagi itu semua pilihan.
butuh biaya…
Tapi kalau membangun “rumah” yang nyaman, tentram, ayem…
lain lagi ceritanya….
sepertinya yang ini lebih sulit…
abstrak tetapi sangat mudah dirasa, diraba, dicium panca indera…
uang, citarasa, lokasi, dan segala pernak-perniknya mungkin bisa diusahakan…
Tetapi, untuk membangun “rumah” ini saya masih meraba-raba seperti apa…